info@jatimjayapratama.id
Office: The Royal 55, 3rd Floor, Jl. Royal Residence BS10 No.1-3, Sumur Welut, Kec. Lakarsantri, Kota SBY, Jawa Timur 60215

Plant Site: Desa Cendoro, Kec. Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur
Logo-JJP_final_1

PT. Jatim Jaya Pratama


Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (PPSLB3)

header PPSLB3
PT. Jatim Jaya Pratama: Mewujudkan Visi 4R dalam Pengelolaan Sampah dan Limbah B3
Home » PPSLB3  »  PT. Jatim Jaya Pratama: Mewujudkan Visi 4R dalam Pengelolaan Sampah dan Limbah B3
PT. Jatim Jaya Pratama: Mewujudkan Visi 4R dalam Pengelolaan Sampah dan Limbah B3

Pengelolaan sampah dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) merupakan tantangan yang semakin mendesak dalam menjaga lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Namun, PT. Jatim Jaya Pratama (PT. JJP), sebuah Badan Pengelola Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PPSLB3) di Mojokerto, Jawa Timur, yang merupakan hasil kerja sama antara PT. Pratama Jatim Lestari (BUMD Provinsi Jawa Timur) dan PT. Jatim Maju Jaya (Swasta), telah membuktikan bahwa pengelolaan yang efektif dapat mengikuti prinsip 4R: Replace (mengganti), Reduce (mengurangi), Reuse (memakai lagi), dan Recycle (mendaur ulang).

Konsep Prinsip 4R: Menuju Pengelolaan yang Berkelanjutan

Prinsip 4R adalah konsep yang mendasar dalam pengelolaan sampah yang bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih. Mari kita lihat bagaimana PT. JJP menerapkan prinsip ini dalam operasinya:

1. Replace (Mengganti)

Penggantian bahan berbahaya dengan bahan yang lebih aman adalah langkah pertama menuju pengelolaan yang lebih berkelanjutan. PT. JJP berusaha untuk mengidentifikasi bahan berbahaya yang dapat digantikan dengan bahan yang lebih ramah lingkungan dalam proses produksi atau pengelolaan limbahnya. Hal ini membantu mengurangi potensi dampak negatif pada lingkungan.

2. Reduce (Mengurangi)

Mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan adalah salah satu langkah penting dalam prinsip 4R. PT. JJP mengadopsi praktik-praktik efisiensi yang membantu mengurangi limbah yang dihasilkan selama proses produksi. Selain itu, mereka juga mengedukasi mitra bisnis dan masyarakat sekitar untuk mengurangi penggunaan bahan berbahaya.

3. Reuse (Memakai Lagi)

Pemanfaatan kembali bahan atau barang yang masih layak pakai adalah cara efektif untuk mengurangi limbah. PT. JJP mempromosikan praktik pemanfaatan kembali dalam operasinya. Barang-barang atau bahan yang dapat digunakan kembali dikelompokkan dan diproses ulang jika memungkinkan.

4. Recycle (Mendaur Ulang)

Daur ulang adalah salah satu kunci dalam mengurangi tekanan pada tempat pembuangan akhir dan mengurangi konsumsi sumber daya alam. PT. JJP memiliki fasilitas daur ulang yang canggih untuk mengolah limbah non-B3 seperti kertas dan plastik. Selain itu, mereka juga mempromosikan daur ulang sebagai bagian dari pendekatan pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

Kontribusi PT. JJP untuk Lingkungan yang Lebih Bersih

PT. JJP bukan hanya sebuah perusahaan yang berfokus pada pengelolaan limbah, tetapi juga menjadi teladan dalam menerapkan prinsip 4R dalam operasinya. Melalui kolaborasi antara sektor publik dan swasta, PT. JJP telah membantu mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan dan memberikan kontribusi positif pada upaya pelestarian alam.

Dengan menerapkan prinsip 4R, PT. JJP bukan hanya menjadi pelaku dalam mengelola limbah, tetapi juga menjadi bagian dari solusi untuk masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Dalam perjalanan menuju lingkungan yang lebih sehat, PT. JJP adalah contoh nyata bagaimana prinsip 4R dapat membentuk praktik pengelolaan limbah yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *