info@jatimjayapratama.id
Office: The Royal 55, 3rd Floor, Jl. Royal Residence BS10 No.1-3, Sumur Welut, Kec. Lakarsantri, Kota SBY, Jawa Timur 60215

Plant Site: Desa Cendoro, Kec. Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur
Logo-JJP_final_1

PT. Jatim Jaya Pratama


Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (PPSLB3)

header PPSLB3
PP No. 101 Tahun 2014: Panduan Menyelamatkan Lingkungan Hidup melalui Pengelolaan Limbah B3 yang Bertanggung Jawab
Home » PPSLB3  »  PP No. 101 Tahun 2014: Panduan Menyelamatkan Lingkungan Hidup melalui Pengelolaan Limbah B3 yang Bertanggung Jawab
PP No. 101 Tahun 2014: Panduan Menyelamatkan Lingkungan Hidup melalui Pengelolaan Limbah B3 yang Bertanggung Jawab

Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) merupakan salah satu aspek penting dalam perlindungan lingkungan hidup dan kesehatan manusia. Di Indonesia, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah B3 menjadi landasan hukum yang mengatur tata cara pengelolaan limbah B3 secara benar dan bertanggung jawab. Artikel ini akan membahas bagaimana PP No. 101 Tahun 2014 menjadi panduan bagi PT. Jatim Jaya Pratama (PT. JJP), Badan Pengelola Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PPSLB3) di Mojokerto, Jawa Timur, yang merupakan perusahaan joint venture antara PT. Pratama Jatim Lestari (BUMD Provinsi Jawa Timur) dan PT. Jatim Maju Jaya (Swasta).

PP No. 101 Tahun 2014: Perlindungan Lingkungan melalui Pengelolaan Limbah B3 yang Bertanggung Jawab

PP No. 101 Tahun 2014 adalah peraturan pemerintah yang dirancang untuk mengatur tata cara pengelolaan limbah B3 dengan tujuan utama melindungi lingkungan hidup dan kesehatan manusia dari potensi bahaya yang ditimbulkan oleh limbah tersebut. Beberapa poin kunci dalam peraturan ini meliputi:

  1. Pendaftaran dan Izin: PP ini mengharuskan perusahaan yang menghasilkan atau mengelola limbah B3 untuk memiliki izin dan mendaftarkan diri ke pihak berwenang.
  2. Penyimpanan yang Aman: Peraturan ini mengatur tata cara penyimpanan limbah B3 yang harus memenuhi standar keselamatan dan keamanan yang ketat untuk mencegah kebocoran atau pencemaran.
  3. Pengangkutan yang Aman: PP ini mencakup aturan yang mengatur pengangkutan limbah B3 untuk memastikan bahwa proses pengangkutan berlangsung dengan aman dan menghindari risiko kebocoran.
  4. Pemusnahan yang Tepat: PP ini mengatur metode pemusnahan limbah B3 yang harus sesuai dengan regulasi dan lingkungan yang aman.
  5. Pelaporan Rutin: Perusahaan diwajibkan untuk melaporkan jumlah dan jenis limbah B3 yang dihasilkan serta tindakan pengelolaan yang telah dilakukan.

Implementasi oleh PT. JJP: Menerjemahkan Peraturan menjadi Tindakan Nyata

Sebagai PPSLB3 yang memiliki tanggung jawab besar dalam pengelolaan sampah dan limbah B3, PT. JJP mematuhi PP No. 101 Tahun 2014 dengan ketat. Beberapa langkah yang mereka ambil untuk memastikan kepatuhan termasuk:

  1. Pemantauan dan Audit Rutin: PT. JJP melakukan pemantauan dan audit rutin untuk memastikan bahwa semua aspek pengelolaan limbah B3 sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  2. Penggunaan Teknologi Modern: Mereka mengadopsi teknologi modern untuk memantau dan melacak limbah B3 dari sumbernya hingga pemusnahan akhir.
  3. Pelatihan Karyawan: Mereka memberikan pelatihan kepada karyawan mereka agar memahami peraturan dan prosedur pengelolaan limbah B3 dengan baik.
  4. Komitmen terhadap Keberlanjutan: Selain mematuhi peraturan, PT. JJP juga berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan limbah B3 dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kesimpulan

PP No. 101 Tahun 2014 adalah landasan hukum yang penting dalam upaya perlindungan lingkungan hidup melalui pengelolaan limbah B3 yang bertanggung jawab. PT. Jatim Jaya Pratama, sebagai perusahaan yang memiliki peran penting dalam pengelolaan limbah B3 di Mojokerto, Jawa Timur, memainkan peran yang krusial dalam menerapkan peraturan ini. Melalui komitmen mereka terhadap kepatuhan dan keberlanjutan, PT. JJP membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan lebih bersih untuk masa depan. Ini adalah contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *